Dusun Rejoso, Tunggulwulung – Suasana penuh khidmat terasa di Masjid Baiturrohman Dusun Rejoso, Desa Tunggulwulung, pada malam rutinan istighotsah Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Tunggulwulung yang dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan niat mengharap berkah dari Allah SWT.
Acara yang menjadi bagian dari agenda rutin ini dimulai dengan pembukaan yang diawali oleh pembacaan Surat Al-Fatihah, dipimpin oleh sesepuh desa sebagai bentuk tawassul kepada para pendahulu dan leluhur. Dilanjutkan dengan pembacaan istighotsah dan tahlil oleh jamaah yang hadir, suasana haru dan kekhusyukan mengiringi setiap lantunan doa dan dzikir yang dipanjatkan.
Setelah rangkaian dzikir selesai, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Takmir Masjid Baiturrohman yakni H.Bashori . Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas semangat jamaah dalam menjaga amaliah ahlussunnah wal jamaah serta pentingnya menjaga silaturahmi antarwarga melalui kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini.
Puncak acara diisi dengan mauidhoh hasanah oleh KH. Abdul Aziz, AR, salah satu tokoh penting di NU Center PWNU Jawa Timur yang saat ini menjabat sebagai Tim Peneliti Bidang Amaliah Aswaja. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan hikmah dan manfaat menjadi warga Nahdlatul Ulama, serta pentingnya melestarikan ajaran dan tradisi para ulama salaf.
Beliau juga mengangkat kisah penuh inspirasi dari sahabat Nabi SAW, Muadz bin Jabal, yang dikenal sebagai sosok muda yang cerdas, zuhud, dan sangat mencintai ilmu. Kisah ini menjadi pengingat bahwa generasi muda NU perlu meneladani semangat belajar dan keikhlasan para sahabat dalam menegakkan agama.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh KH. Abdul Aziz, seraya memohon keselamatan, keberkahan, dan kemajuan bagi warga Desa Tunggulwulung serta bangsa Indonesia secara umum.
Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi penguat spiritual dan sosial warga, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.