Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kualitas dan produktivitas usaha peternakan, BUMDes Tunggulwulung melaksanakan proses vaksinasi ayam petelur secara rutin dan terjadwal. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam manajemen kesehatan ternak guna mencegah penyebaran penyakit serta memastikan produksi telur tetap stabil dan berkualitas.
Vaksinasi dilakukan oleh tenaga yang berpengalaman dengan tetap memperhatikan standar operasional prosedur (SOP) peternakan. Sebelum proses dimulai, ayam petelur dipastikan dalam kondisi sehat, kandang dalam keadaan bersih, serta peralatan telah disterilkan. Hal ini penting untuk memaksimalkan efektivitas vaksin dan mengurangi risiko stres pada ternak.
Adapun vaksin yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan jadwal pemeliharaan, guna mencegah penyakit umum pada ayam petelur seperti ND (Newcastle Disease), IB (Infectious Bronchitis), dan penyakit lainnya yang dapat memengaruhi produksi telur. Setelah vaksinasi, ayam dipantau secara berkala untuk memastikan tidak ada efek samping dan tetap dalam kondisi prima.
Melalui vaksinasi yang teratur, BUMDes Tunggulwulung berharap dapat menjaga keberlangsungan usaha, meningkatkan hasil produksi telur, serta memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian desa. Langkah ini juga menjadi bukti keseriusan BUMDes dalam mengelola usaha secara profesional, sehat, dan berkelanjutan.
Ke depan, BUMDes Tunggulwulung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan peternakan, sehingga mampu menjadi unit usaha desa yang mandiri, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.